Apa yang kau tanam itulah yang kau petik. Aku m
enaanam jeruk pasti yang ku petik jeruk.tidak bisa yang ku petik jeruk yang
kutanam mangga.itu sebuah keanehan.
Seseorang
menanam kepribadian yang baik.pasti waktu matang. Waktu memetik kepribadian
pasti hasilnya kepribadian yang baik pula.di ibaratkan buah jeruk.
Sebelum
menjadi buah jeruk yang matang yang benar-benar enak. Pasti banyak cobaannya.
Mulai dari yang banyak uletnya dll. Begitu juga menanamkan kepribadian.
Sebelum
seseorang memetik kepribadian yang baik.ada rintangan sebelum orang itu menjadi
baik.rintangannya ada kea rah-arah negativme. Lalu orang itu di beri
pencerahan.
Agar
yang orang tanam kepribadian itu. Segera memetik kepribadian yang baik.dan
merubah dunianya menjadi berwarna. Indah, yang orang belum menemukan
sebelumnya.
Petiklah
kepribadian mu jika benar” sudah benar.jangan memetik di tengah”.karna rasanya
masi tidak enak. Jika sudah matang engkau petik pasti merasakan hasilnya. Dan
rasanya jauh lebih enak dan manis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar